Karya ini kuhaturkan kepadamu, wahai pejuang.
Iya, kamu adalah pejuang, pejuang dalam melawan kebodohan diri sendiri.
Pejuang dalam melawan berbagai godaan duniawi untuk terus bertahan
Dalam menekuni lembar demi lembar pelajaran bahasa arab yang kadang
Membuatmu mengernyitkan dahi.
Karya ini kudedikasikan untukmu, wahai saudaraku.
Sebagai bentuk bahagiaku melihat keuletanmu dalam belajar.
Sebentuk caraku untuk menyemangatimu agar tidak menyerah saat
Menemukan kesulitan maupun kejenuhan dalam belajar.
Kita tidak diminta untuk menjadi pintar. Kita hanya diwajibkan untuk
Terus belajar. Kita tidak diminta untuk menjadi ahli. Kita hanya
Diharuskan untuk terus belajar sampai mati.
Barangkali kita mati dalam keadaan belum jua mengerti banyak soal
Bahasa agama ini, tapi kuharap semoga kelak kita dicatat sebagai orangorang
Yang istiqomah dalam memerangi kebodohan ini, hingga allah
Kumpulkan kita di jannah-nya nanti, disana kita saling bercengkerama
Dengan bahasa ini, bernostalgia tentang sulitnya masa-masa belajar ini.

Download

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *